Shalat Tarawih Bulan Puasa Ramadhan

Shalat Tarawih Bulan Puasa Ramadhan || Ibadah Shalat Tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh orang Islam ketika memasuki bulan suci Ramadhan. Ibadah ini hanya ada dan didirikan pada bulan Ramadhan saja, bulan-bulan yang lain tidak pernah diajarkan. Itulah mengapa ibadah shalat tarawih begitu istimewa.


Tarawih berarti ‘istirahat’, oleh karena itu pada pelaksanaan ibadah tarawih diselingi dengan ‘istirahat’, dengan disunnahkan duduk beberapa saat setelah selesai salam kemudian memperbanyak dzikir kepda Allah SWT dan shalawat kepda Nabi Muhammad SAW, baik itu di setiap rakaat kedua maupun pada rakaat keempat, semuanya itu dikerjakan dalam keadaan khusyuk serta tidak tergesa-gesa, adab perlu diperhatikan, jangan terlalu cepat bacaan dzikirnya agar tata cara bacaan dan tajwitnya sesuai atau benar.

Tarawih adalah shalat sunnah yang paling istimewa dan hanya ada di bulan Ramadhan. Shalat tarawih memang ada perbedaan pengamalan dalam hal jumlah rakaat, namun hal itu tidak perlu kita permasalahkan, semuanya benar, tidak ada yang salah karena semuanya punya dalil dan pegangan tersendiri. Yang salah adalah mereka yang tidak melaksanakan ibadah sunnah yang mempunyai banyak keutamaan ini.

Silahkan Baca Juga;
Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1429 H / 2018 M - [klik di sini]

Kita hanya perlu memahami bahwa Rasulullah SAW mengerjakan delapan ditambah tiga rakaat pada sebuah hadis yang panjang, dimana maknanya adalah bahwa Rasulullah SAW mau memperoleh pahala pada ayatnya yang panjang.

Sementara pada masa pemerintahan khalifah Umar bin Khattab, diangkat Ubay bin Ka’ab menjadi imam dengan ayat yang singkat dimana satu malamnya satu jus dengan rakaat yang banyak, yakni 20 rakaat ditambah 3 rakaat witir, yang dimana menunjukkan bahwa para sahabat waktu itu ingin memperoleh pahala yang banyak dari jumlah rakaat.

Itulah sebabnya al-Hafiz Ibnu Hajar al-Asqalani mengatakan setelah menggabungkan beberapa riwayat, bahwa perbedaan tersebut ada pada panjang dan pendeknya bacaan; kalau ayatnya panjang maka rakaatnya sedikit (inilah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, sebelas rakaat), jika ayatnya pendek maka jumlah rakaatnya diperbanyak (inilah yang diamalkan oleh para sahabat).

Jika kita lihat dalam sejarah, shalat tarawih diamalkan oleh Rasulullah SAW pertama kali pada tanggal 23 Puasa Ramadhan pada tahun kedua Hijriyah, tetapi pada waktu itu Nabi SAW mengerjakannya tidak hanya di dalam masjid, tetapi beliau kadang melakukannya di rumah.

Demikian sajian informasi mengenai Shalat Tarawih Bulan Puasa Ramadhan yang dapat disampaikan pada kesempatan ini.

Semoga Bermanfaat !!!

Labels: Agama, Shalat

Thanks for reading Shalat Tarawih Bulan Puasa Ramadhan. Please share...!

0 Komentar untuk "Shalat Tarawih Bulan Puasa Ramadhan"

Your comment for me, please!

Back To Top
close