Toz Sugianto

Toz Sugianto

Permendikbud 32 / 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan

Permendikbud 32 / 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan || Dengan telah dikeluarkannya Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal. Maka untuk melaksanakannya terutama khusus ketentuan pada Pasal 5 ayat (6) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perlu membuat petunjuk teknis yang lebih rinci. Maka ditebitkanlah Peraturan Menteri Pendidikandan Kebudayaan Nomor 32 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan

Peraturan Menteri ini mengganti/mencabut:
  1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota; dan
  2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 464).
Standar Pelayanan Minimal Pendidikan yang selanjutnya disingkat SPM Pendidikan adalah ketentuan mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar pendidikan yang merupakan urusan pemerintahan wajib yang berhak diperoleh setiap Peserta Didik secara minimal. Pelayanan Dasar adalah pelayanan publik untuk memenuhi kebutuhan dasar Peserta Didik. Sedangkan jenis Pelayanan Dasar adalah jenis pelayanan dalam rangka penyediaan barang dan/atau jasa kebutuhan dasar yang berhak diperoleh oleh Peserta Didik secara minimal. Sementara itu yang dimaksud Mutu Pelayanan Dasar adalah ukuran kuantitas dan kualitas barang dan/atau jasa kebutuhan dasar serta pemenuhannya secara minimal dalam Pelayanan Dasar pendidikan sesuai dengan standar teknis agar hidup secara layak.

Standar teknis pelayanan minimal pendidikan bertujuan untuk memberikan panduan kepada Pemerintah Daerah dalam pemenuhan kebutuhan dasar Peserta Didik sesuai dengan jenjang dan jalur pendidikan.

Yang diatur secara teknis dalam Permendikbud 32 Tahun 2018 ini adalah :
a. Jenis dan penerima Pelayanan Dasar;
b. Mutu Pelayanan Dasar;
c. pemenuhan SPM Pendidikan oleh Pemerintah Daerah; dan
d. pelaporan penerapan dan pencapaian SPM Pendidikan.

Download File lengkap Permendikbud 32 / 2018 silahkan - [klik di sini]

Demikian sajian informasi mengenai Permendikbud 32 / 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan yang dapaat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat ...

Mata Pelajaran TIK Kembali Diajarkan dalam Kurikulum 2013

Mata Pelajaran TIK Kembali Diajarkan dalam Kurikulum 2013 || Di penghujung tahun 2018, Pemerintah dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan kebudayaan kembali merevisi Kurikulum 2013, dalam hal ini khusus mengenai Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sejak tahun 2014 ditiadakan, kini kembali lagi sebagai salah satu Mata Pelajaran di SMP/MTs dan SMA/SMK/MA/MAK dengan nama resmi Mata Pelajaran Informatika.

Kehadiran kembali Mata Pelajaran Teknologi Informasi danKomunikasi (TIK) dalam pembelajaran dengan nama baru Mata Pelajaran Informatika dikukuhkan melalui Permendikbud Nomor 35 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah dan sekaligus Permendikbud 37 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah

Dalam Abstrak Permendikbud Nomor 35 Tahun 2018  dan Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 pada pendahuluannya dinyatakan bahwa:
  1. Informatika merupakan salah satu disiplin ilmu yang berfungsi memberikan kemampuan berpikir manusia dalam mengatasi persoalan-persoalan yang semakin kompleks agar dapat bersaing di Abad ke-21. Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai salah satu bagian dari Informatika merupakan kebutuhan dasar peserta didik agar dapat mengembangkan kemampuannya pada era digital.
  2. Mata Pelajaran Informatika merupakan mata pelajaran pilihan yang diselenggarakan berdasarkan ketersediaan guru sesuai dengan kualifikasi akademik dan kompetensi, serta sarana prasarana pada satuan pendidikan.
Download Dokumen Lengkap:
-  Permendikbud Nomor 35 Tahun 2018 - [klik di sini]
-  Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 - [klik di sini]

Kemudian pada bagian Isu Pokok dalam abstrak kedua Permendikbud tersebt dirangkum sebagai berikut:
  1. Mata Pelajaran Prakarya pada bagian III huruf B tabel 2 kelompok B (umum) diubah menjadi Mata Pelajaran Prakarya dan/atau Mata Pelajaran Informatika
  2. Muatan informatika pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dapat digunakan sebagai alat pembelajaran dan/atau dipelajari melalui ekstrakurikuler dan/atau muatan lokal.
  3. Muatan informatika pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), dimuat dalam kompetensi dasar yang digunakan sebagai acuan pembelajaran.
Dengan telah terbitnya Permendikbud Nomor 35 dan 37 Tahun 2018 secara resmi Meta Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kemballi diajarkan di SMP/MTS dan SMA/SMK/MA/MAK dengan nama Mata Pelajaran Informatika.

Demikian sajian informasi mengenai Mata Pelajaran TIK Kembali diajarkan dalam Kurikulum 2013 yang dapaat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat ...

Organisasi Profesi Guru yang Diakui Pemerintah

Organisasi Profesi Guru yang Diakui Pemerintah || Seiring dengan telah lahirnya UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang menyatakan bahwa salah satu ciri suatu profesi adalah ketersediaan Organisasi Profesi Untuk Profesi Guru, saat ini, telah memiliki beberapa organisasi profesi guru yang terdaftar dan diakui pada Dirjen GTK berdasarkan Surat Dirjen GTK tanggal 4 Desember 2015, organisasi profesi guru tersebut adalah sebagai berikut:

1. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)

Persatuan Guru Republik Indonesia (disingkat PGRI) adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya berprofesi sebagai guru. Organisasi ini didirikan dengan semangat perjuangan para guru pribumi pada zaman Belanda pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).

Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24 - 25 November 1945 di Surakarta. Melalui kongres ini segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama dan suku, sepakat dihapuskan. Sejak Kongres Guru Indonesia itu, semua guru Indonesia menyatakan dirinya bersatu di dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

2. Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU)

Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) mempunyai sejarah panjang sejak dirintis pada tahun 1952 sampai sekarang. Pada awalnya, organisasi ini dibentuk atas inisiatif para peserta Kongres Ma’arif se-Indonesia yang antara lain memberikan mandat kepada Ma’arif Cabang Surabaya untuk menyiapkan pembentukannya. Pada tanggal 1 Mei 1958, Ma’arif Cabang Surabaya berhasil membentuk Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Cabang Surabaya yang  sekaligus  sebagai kantor pusat organisasi tersebut. Kemudian, berdasarkan hasil Muktamar II PERGUNU, pedudukan kantor pusat dipindahkan ke Jakarta. 

Sebagai badan otonom, PERGUNU memiliki dasar organisasi sebagaimana ditetapkan oleh organisasi induknya, Nahdlatul Ulama, yakni beraqidah Islam menurut faham Ahlusunnah Wal Jama’ah. Hal lain yang mendasar adalah PERGUNU berkomitmen kebangsaan yang kuat dibingkai dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika yang merupakan karakter dasar bangsa Indonesia.

3. Ikatan Guru Indonesia (IGI)

Gagasan pendirian IGI berasal dari diskusi di mailing list antara guru dan para praktisi pendidikan, dan dilanjutkan dengan aksi nyata melalui pelatihan-pelatihan peningkatan kompetensi guru, dengan nama Klub Guru Indonesia (KGI). Sambutan para guru di berbagai kota di Indonesia nampaknya cukup baik, sehingga di mana-mana kegiatan yang diadakan KGI selalu disambut hangat. Beberapa kota dan propinsi bahkan mulai mendirikan perwakilan cabang/wilayah. Apresiasi yang diberikan Mendiknas, Dirjen PMPTK dan beberapa pejabat di Kemdiknas, serta dukungan pemerintah daerah (Gubernur dan Bupati/Walikota) setempat, makin mempercepat pertumbuhan organisasi ini.

Akhirnya, secara resmi pemerintah mengesahkan KGI sebagai organisasi profesi guru dengan nama Ikatan Guru Indonesia (IGI), melalui SK Depkumham Nomor AHU-125.AH.01.06 Tahun 2009, tanggal 26 November 2009. Sejak saat itu, semua atribut KGI, mulai dari website, logo, alamat mailing  list, nama tabloid, blog, dan lain-lain, semuanya berubah menjadi IGI. Melalui wadah IGI, diharapkan para guru dapat mengubah dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada pihak lain dan sekaligus bersiap menjadi lokomotif penggerak perubahan bagi bangsa.


4. Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI)

PGSI adalah organisasi profesi guru dan/atau serikat pekerja profesi guru yang bersifat terbuka, independen, dan non Partai Politik. Visi PGSI; Terwujudnya guru profesional yang mampu mendorong sistem pendidikan demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa.

5. Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI)

Semua ini bermula dari pertemuan dua belas organisasi guru daerah di Hotel Bumi Wiyata Depok, tanggal 21 - 23 Januari 2011. Para guru itu bersepakat untuk berhimpun dalam sebuah organisasi yang diberi nama Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI).

6. Federasi Guru Independen Indonesia (FGII)

Federasi Guru Independen Indonesia disingkat FGII dideklarasikan pada tanggal 17 Januari 2002 bertempat di Tugu Proklamasi Jl. Pegangsaan Timur, Jakarta. Hadir dalam deklarasi tersebut lebih kurang 300 orang guru dari Aceh, Padang, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat dengan menggunakan nama-nama organisasi / forum guru yang berbeda dari masing-masing daerah. Penyatuan atas perbedaan-perbedaan itulah yang kemudian mendorong terbentuknya organisasi guru dalam bentuk Federasi.

Prinsip dasar yang melatarbelakangi pembentukan FGII adalah mendorong demokratisasi pendidikan dengan membuka ruang seluas-luasnya kepada guru dan masyarakat untuk terlibat dan berpartisipasi aktif dalam setiap pengambilan kebijakan pendidikan agar kebijakan pendidikan di Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara partisipatif, transparan dan akuntabel.

Demikian sajian informasi mengenai Organisasi Profesi Guru yang Diakui Pemerintah yang dapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat ...

Memahami Organisasi Profesi Guru di Indonesia

Memahami Organisasi Profesi Guru di Indonesia || Guru adalah suatu profesi. Hal tersebut ditegaskan dalam Konstitusi Negara dengan diberlakukannya UU No. 14 Tahun 2005. Salah satu ciri suatu profesi adalah ketersediaan Organisasi Profesi yang mengawal pelaksanaan tugas-tugas profesional anggotanya.

Sehubungan dengan telah adanya beberapa organisasi profesi guru di Indonesia lalu kemudian muncul silang pendapat mengenai wajib atau tidaknya guru menjadi anggota organisasi profesi tertentu, berikut disajikan beberapa petikan ketentuan hukum terkait guru dan organisasi profesi guru tersebut.

Dalam UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, beberapa hal yang bisa dijadikan sumber adalah sebagai berikut:
  1. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 angka 13. Organisasi profesi guru adalah perkumpulan yang berbadan hukum yang didirikan dan diurus oleh guru untuk mengembangkan profesionalitas guru.
  2. BAB IV GURU Pasal 13 Bagian Kedua; Hak dan Kewajiban, Pasal 14 ayat (1) Dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru berhak: ........ poin h. Memiliki kebebasan untuk berserikat dalam organisasi profesi;
  3. BAB IV GURU Pasal 13 Bagian Kesembilan; Organisasi Profesi dan Kode Etik, Pasal 41 ayat; (1) Guru membentuk organisasi profesi yang bersifat independen. (2) Organisasi profesi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berfungsi untuk  memajukan profesi, meningkatkan kornpetensi, karier, wawasan kependidikan, perlindungan profesi, kesejahteraan, dan pengabdian kepada masyarakat. (3) Guru wajib menjadi anggota organisasi profesi.
Kemudian dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, ada beberapa hal yang bisa dipahami:
  1. BAB I KETENTUAN UMUM, Pasal 1 angka 6. Organisasi Profesi Guru adalah perkumpulan yang berbadan hukum yang didirikan dan diurus oleh Guru untuk mengembangkan profesionalitas Guru.
  2. BAB III HAK, Bagian Kesebelas; Kebebasan untuk Berserikat dalam Organisasi Profesi Guru, Pasal 44 ayat; (1) Guru memiliki kebebasan untuk berserikat dalam Organisasi Profesi Guru. (2) Kebebasan untuk berserikat dalam Organisasi Profesi Guru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan dengan tetap mengutamakan pelaksanaan tugas proses pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya.
Dari kedua sumber hukum di atas, dapat disimpulkan bahwa:
  1. Sebagai profesi, guru wajib menjadi anggota organisasi profesi.
  2. Dalam melaksanakan kewajibannya menjadi anggota profesi, guru memiliki kebebasan untuk menjadi anggota profesi yang sudah ada dan legal serta diakui oleh pemerintah - silahkan [lihat di sini] atau bahkan membentuk sebuah organisasi profesi baru dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.
  3. Tidak ada kewajiban guru untuk menjadi anggota organisasi tertentu.
  4. Organisasi guru bisa bersifat independen atau tidak berafiliasi di bawah organisasi pfofesi guru yang lain kecuali organisasi profesi guru tertentu yang pembentukannya secara khusus menjadi bagian dari organisasi profesi guru yang sudah ada.
Demikian sajian informasi mengenai Kedudukan Organisasi Profesi Guru di Indonesia yang dapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat ...

Mengenal Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran - Cijulang

Mengenal Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran - Cijulang || Jalur ini adalah jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Banjar dengan Stasiun Cijulang yang melalui Pangandaran. Jalur ini termasuk dalam Wilayah Daerah Operasi II Bandung. Jarak antara Stasiun Banjar dengan Stasiun Cijulang memiliki panjang sekitar 82 km. Pada awalnya, jalur ini dulu merupakan jalur yang sibuk. Salah satu kelebihannya adalah pemandangan panorama jalur ini sangat indah mulai dari pegunungan hingga laut.

Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran- Cijulang mempunyai banyak jembatan dan 4 terowongan yakni Terowongan Batulawang (panjang 281,5 m) Terowongan Hendrik (panjang 105 m), Terowongan Juliana (panjang 147,70 m), dan Terowongan Sumber atau Wilhelmina (1.116,10 m). Salah satu jembatan dan terowongan merupakan paling panjang di Indonesia yaitu Jembatan Cikacepit dengan panjang 290 m dan Terowongan Sumber atau Wilhelmina dengan panjang 1.116,10 m.

Tanggal 18 Juli 1911, pemerintah kolonial memutuskan untuk membangun jalur kereta api Banjar - Kalipucang - Parigi melalui Banjarsari (Pangandaran). Jalur ini diresmikan pada tanggal 15 Desember 1916 oleh Staatsspoorwegen Westerlijnen termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Total pembangunannya selesai pada 1 Juni 1921.

    Bacaan Direkomendasikan;
    - Mengenal Kereta Api (KA) Galunggung - [klik di sini]
    - Mengenal Kereta Api (KA) Pangandaran - [klik di sini]

Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran -Cijulang atas pertimbangan tertentu pada saat itu, ditutup total oleh PT. KAI mulai tanggal 1 Februari 1982. Indonesian Railway Preservation Society (2007) pernah mencatat bahwa pada tahun 1997, petak Banjar - Banjarsari (Pangandaran) sempat diperbaiki. Namun jalur ini ditutup lagi saat krisis ekonomi yang melanda seluruh Asia. Berkali-kali reaktivasi digaungkan untuk jalur ini, akan tetapi tidak pernah terealisasikan. Namun pada tahun 2018, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggaungkan realisasi pengaktifan kembali jalur tersebut bersama jalur-jalur KA mati di Jawa Barat. Rencananya reaktivasi Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran -Cijulang  akan dilakukan setelah reaktivasi jalur Kereta Api Cibatu - Cikajang selesai dilakukan.

Demikian sajian informasi mengenai Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran - Cijulang yangdapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat ...
Back To Top