Mengenal Muhammad Iman Usman; Pendiri dan CPO Bimbel Online RuangGuru

Mengenal Muhammad Iman Usman; Pendiri dan CPO Bimbel Online RuangGuru || Selain Belva Devara, bimbel online RuangGuru juga terlahir dan dibesarkan oleh Muhammad Iman Usman yang lahir di Padang pada tanggal 21 Desember 1991. Iman, begitu sapaan akrabnya, sudah berprestasi sejak kecil. Tahun 2008, di SMA Negeri 1 Padang, Iman menerima penghargaan Pemimpin Muda Indonesia 2008 dari Presiden R  dan United Nations Youth Assembly Recognition on Humanitarian Development 2011 di New York, serta Mondialogo Junior Ambassador for Intercultural Dialogue oleh DAIMLER dan UNESCO. Lulus dari SMA Negeri 1 Padang, Iman meraih nilai UN tertinggi di bidang IPS di kota Padang dan meraih penghargaan Siswa Berprestasi Utama Provinsi Sumatra Barat.

Iman melanjutkan pendidikannya ke FISIP Universitas Indonesia (UI) jurusan Hubungan Internasional. Selama masa kuliahnya, Iman pernah meraih penghargaan Mahasiswa Berprestasi Utama UI 2012, dan pada tahun yang sama ia juga menyabet gelar Mahasiswa Berprestasi Utama Tingkat Nasional.

Tahun 2009, Iman terpilih sebagai salah satu dari 10 anak di dunia penerima penghargaan World Youth Achiever Recognition oleh Friendship Ambassador Foundation Amerika Serikat dan terpilih sebagai Penasehat Remaja United Nations Population Fund Indonesia. Pada tahun yang sama juga terpilih sebagai Duta Muda ASEAN dan mewakili Indonesia untuk G-20 My Summit di Toronto, Kanada. Dalam kesempatan itu, ia berpidato di hadapan Youth Assembly PBB. Pada tahun yang sama juga, memperoleh penghargaan Ashoka Young Changemaker dan British Council Global Changemaker untuk  aktivitas kepemudaannya.

Pada bidang yang lain, Iman pernah menerima penghargaan Microsoft Bloggership 2011, yaitu penghargaan yang diberikan oleh Microsoft setiap tahunnya bagi blogger muda yang berpikiran maju dan terbuka, serta peduli pada isu-isu edukasi serta pemanfaatan teknologi bagi peningkatan kualitas SDM dan pemberdayaan masyarakat.

Selepas lulus Universitas Indonesia (UI), Iman melanjutkan studi pascasarjana di Columbia University, di New York, Amerika Serikat, dengan beasiswa penuh sebagai Riady Scholar. Iman menamatkan studinya hanya dalam waktu 1 tahun dan lulus dengan IPK, 3.90. Selama studinya di Amerika, Iman juga aktif bekerja sebagai Perwakilan Amerika Serikat untuk Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Internasional.

Usai studinya di Amerika, Iman kembali ke Indonesia mendirikan RuangGuru bersama sahabatnya, Adamas Belva Syah Devara. Iman bekerja sebagai Direktur Utama (Chief Executive Officer) hingga Juni 2016 dan kemudian menjadi Direktur Produk (Chief Product Officer) hingga saat ini.

Demikian sajian informasi mengenai Muhammad Iman Usman; Pendiri dan CPO Bimbel Online RuangGuru yang dapat disajikan pada kesempatan ini. Semoga Bermanfaat !!!

Mengenal Belva Devara; Pendiri dan CEO Bimbel Online RuangGuru

Mengenal Belva Devara; Pendiri dan CEO Bimbel Online RuangGuru || Belva Devara yang memilik nama lengkap Adamas Belva Syah Devara, lahir di Jakarta 30 Mei 1990. Belva Devara menempuh pendidikan menengah pertama di SMP Islam Al Azhar 8, dan pendidikan menengah atas di SMA Presiden. Pada tahun 2007, Belva Devara terpilih menjadi salah satu dari delapan siswa Indonesia yang mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah Singapur untuk melanjutkan studinya ke Nanyang Technological University, Singapura. Ia merupakan orang Indonesia pertama yang diterima di program gelar ganda dalam program studi Ilmu Komputer dan Bisnis di Nanyang Technological University. Pada tahun 2009, ia terpilih oleh universitas untuk ikut serta dalam program pertukaran pelajar ke University of Manchester, Manchester, Inggris.

Tahun 2011, Belva Devara berhasil meraih tiga medali emas prestisius dari Nanyang Technological University;
  1. Lee Kuan Yew Gold Medal, (penghargaan tertinggi bagi mahasiswa di universitas), 
  2. Infocomm Development Authority of Singapore Gold Medal (penghargaan bagi peraih nilai akademis tertinggi di program studi Ilmu komputer),
  3. Accenture Gold Medal (penghargaan bagi peraih nilai akademis tertinggi di program studi Bisnis).
Atas prestasinya, Belva Devara mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan berpengaruh di Singapura, Goldman Sachs dan Accenture. Selain prestasi akademis, Belva juga aktif dalam kegiatan organisasi. Ia dipercaya untuk menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pelajar Indonesia Singapura dan dinobatkan menjadi Young Leader for Indonesia 2011 oleh McKinsey & Company.

Seusai studi sarjananya di Singapura, Belva Devara memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan memutuskan untuk bekerja di Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di bawah kepemimpinan Kuntoro Mangkusubroto, dan sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company. Selama menjalani pekerjaannya mendapat penghargaan Client First Award sebagai salah satu konsultan manajemen terbaik di Asia Tenggara pada tahun 2012.

Pada 2013, Belva Devara melanjutkan pendidikan pascasarjana dan menjadi orang Indonesia pertama yang diterima di program gelar ganda di Harvard University, Cambridge, Massachusetts dan Stanford University, Palo Alto, California sekaligus, Di Harvard University mengambil jurusan Master of Public Administration (Kebijakan Publik), sedangkan di Stanfor University, mengambil jurusan Master of Business Administration (Bisnis Manajemen). Untuk program pascasarjana di Amerika Serikat ini, ia berhasil mendapatka beasiswa penuh dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang dikelola oleh Kementerian Keuangan dan dikenal sebagai salah satu alumni penerima beasiswa LPDP yang telah berkontribusi untuk kemajuan tanah air lewat kiprahnya di dunia teknologi pendidikan.

Tahun 2014, Belva Devara, bersama rekannya Muhammad Iman Usman  mendirikan RuangGuru, sebuah startup teknologi bidang pembelajaran dan pendidikan. Dan setelah lulus dari program gelar ganda di Amerika Serikat, tahun 2016, Belva Devara memutuskan untuk fokus dalam perbaikan pendidikan di Indonesia, menjabat sebagai posisi Direktur Utama di RuangGuru. Di bawah kepemimpinannya, bersama Muhammad Iman Usmanhanya dalam setahun, RuangGuru berkembang pesat lima kali lipat dan menjadi perusahaan teknologi pendidikan terbesar di Indonesia, menjangkau lebih dari 10 juta siswa dan 150.000 guru.

Belva Devara telah menerima berbagai penghargaan nasional dan internasional atas kepemimpinannya membangun RuangGuru, dan aktif berbicara di forum nasional dan internasional di lima benua, termasuk pada Global Education Technology (GET) Summit 2017 di Beijing, World Economic Forum on ASEAN 2018 di Hanoi, dan Mobile World Congress 2018 di Barcelona. Pada tahun 2017, Belva Devara mmendapatkan penghargaan prestisius menjadi salah satu dari 30 pemuda di bawah umur 30 tahun tersukses dalam bidang kewirausahaan teknologi di Asia oleh Forbes Magazine.

Demikian sajian informasi mengenai Belva Devara; Pendiri dan CEO Bimbel Online RuangGuru yang dapat disampaikan. Semoga Bermanfaat !!!

Mengenal Frederika Alexis Cull; Puteri Indonesia 2019

Mengenal Frederika Alexis Cull; Puteri Indonesia 2019 || Ajang pemilihan Puteri Indonesia tahun 2019 telah selesai digelar pada hari Jumat malam tanggal 8 Maret 2019. Adalah Frederika Alexis Cull sebagai Duta DKI Jakarta 1 yang sukses menjadi pemenang Puteri Indonesia 2019. Perwakilan DKI Jakarta 1 itu telah mengalahkan dua kontestan yang lolos ketiga besar Puteri Indonesia 2019, yaitu Jessica Fitriana dan Jolene Marie Cholock. Dengan demikian, Frederika Alexis Cull akan mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2019.

Frederika dilahirkan di Gold Coast, Queensland, Australia. Memiliki ayah yang seorang Australia kelahiran Inggris yaitu Rayn Cull, tepatnya dari Brisbane, dan seorang ibu asal Indonesia yaitu Yulia Peers, dari Lampung. Setelah lulus sekolah dasar, Frederika pindah ke Jakarta dan bekerja sebagai model sejak usia 9 tahun. Saat ini, 2019 ketika mengikuti ajang Puteri Indonesia, Federika tercatat sebagai mahasiswa tahun akhir di Australian Independent School Indonesia di mana dia mengambil jurusan Manajemen Bisnis Internasional.

Berikut ini disajikan beberapa hal lain dari seorang Frederika Alexis Cull, yaitu: 
  • Frederika Terlibat dalam Pendidikan Sekolah Bisa. Perempuan berwajah bule ini aktif berkontribusi di Sekolah Bisa, sebuah tempat belajar yang sengaja didirikan untuk anak-anak dari keluarga miskin.
  • Frederika juga pernah terlibat menghibur Anak Korban Bencana Alam Pada 15 Januari 2019, Frederika menuliskan pengalamannya mengujungi daerah terdampak bencana tsunami di Lampung. Kegiatannya dilakukan melalui moda bekerja sama dengan beberapa organisasi untuk memberikan trauma healing ke anak-anak SD. Salah satu daerah yang ketika itu dikunjunginya adalah kawasan permukiman penduduk yang berada di bibir Pantai Pesisir Desa Kunjir, Rajabasa, Lampung Selatan.
Demikian sekilas mengenai Frederika Alexis Cull; Puteri Indonesia 2019 yang dapat disajikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut ini bermanfaat !!! ...

Mengenal Erick Tohir; Pengusaha dan Tokoh Olah Raga Indonesia

Mengenal Erick Tohir; Pengusaha dan Tokoh Olah Raga Indonesia || Dunia bisnis dan olahraga tak bisa dipisahkan dari Erick Tohir. Seorang pengusaha yang sukses menggabungkan dua dunia menjadi satu kesatuan yaitu Bisnis dan Olah Raga. Terlahir dari keluarga pengusaha Teddy Thohir yang bersama William Soeryadjaya merupakan pemilik dari Grup Astra International, Erick Tohir berkesempatan memperoleh pendidikan sarjana dari Glendale University, kemudian melanjutkan Program Master Administrasi Bisnis dari Universitas Nasional California dan lulus tahun 1993.

Sekembalinya ke Indonesia, Erick Tohir mendirikan perusahaan bernama Mahaka Group bersama Wisnu Wardhana dan R. Hary Zulnardy. Perusahaan ini membeli koran Republika pada tahun 2001. Kemudian pada tahun 2009 Grup Mahaka terus melebarkan sayap ke dunia media. Mahaka Grup memiliki stasiun JakTV, radio GEN 98.7 FM, Prambors FM, Delta FM, dan FeMale Radio, periklanan, jual-beli tiket, serta desain situs web serta VIVA grup yang membawahi TvOne, ANteve, VIVA.co.id dan Beyond Media. Selain memiliki bisnis di berbagai bidang, Erick juga pendiri dari organisasi amal "Darma Bakti Mahaka Foundation" dan "Dompet Dhuafa Republika" 

Kiprahnya di dunia olah raga diawali dari mendirikan klub bola basket Mahaka Satria Muda Jakarta dan Mahaputri Jakarta. Kemudian Pernah menjabat sebagai ketua umum PERBASI pada periode 2006 hingga 2010, Presiden Asosiasi Bola Basket Asia tenggara (SEABA) selama dua kali, 2006-2010 dan 2010-2014. Serta sebagai Komandan Kontingan Indonesia untuk Olimpiade London 2012.

Nama Erick Tohir semakin mendunia di bidang olah raga setelah membeli dan memiliki Klub Olah Raga ternama yaitu Klub Basket Philadelphia 76ers dan Klub Sepak Bola DC United dan Inter Milan selain Klub Sepak Bola Indonesia yaitu Persib Bandung.

Kini, saat tulisan ini dimuat, Erick Tohir dipercara sebagai Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2015-2019 serta Komandan INASGOC yaitu Panitia Nasional Penyelenggara Asian Games Indonesia 2018.

Demikian sajian informasi mengenai Erick Tohir sebagai Pengusaha dan Tokoh Olah Raga Indonesia yang dapat disampaikan pada kesempatan ini.

Semoga Bermanfaat !!!

Mengenal Ibnu Sina; Ilmuwan Muslim Bapak Kedokteran Dunia

Mengenal Ibnu Sina; Ilmuwan Muslim Bapak Kedokteran Dunia || Ibnu Sina adalah seorang Ilmuwan Muslim yang terkenal di dunia. Ia seorang ilmuwan dengan pemikiran-pemikiran yang cerdas mendasari ilmu kedokteran modern. Ia banyak disebut sebagai "Bapak Kedokteran Modern." George Sarton menyebutnya sebagai "Ilmuwan Paling Terkenal dari Islam dan Salah Satu yang Paling Terkenal Pada Semua Bidang Tempat, dan Waktu". Ia lahir pada zaman keemasan peradaban Islam, sehingga ia disebut sebagai tokoh Islam dunia.


Ibnu Sina bernama lengkap Abū ‘Alī al-Husayn bin ‘Abdullāh bin Sīnā. Ibnu Sina lahir pada 980 M di Afsyahnah daerah dekat Bukhara, sekarang wilayah Uzbekistan (kemudian Persia). Ia berasal dari keluarga bermadzhab Ismailiyah sudah akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang disampaikan oleh ayahnya. Orang tuanya adalah seorang pegawai tinggi pada pemerintahan Dinasti Saman. Ia dibesarkan di Bukharaja serta belajar falsafah dan ilmu-ilmu agama Islam.

Ibnu Sina juga seorang penulis yang produktif, sebagian besar karyanya membahas tentang filsafat dan pengobatan. Ia adalah satu-satunya filsafat besar  dalam Islam yang berhasil membangun sistem filsafat yang lengkap dan terperinci, suatu sistem yang telah mendominasi tradisi filsafat muslim hingga beberapa abad. Karyanya yang paling terkenal adalah The Book of Healing dan The Canon of Medicine, dikenal juga sebagai Qanun yang digunakan sebagai Referensi di bidang kedokteran selama berabad-abad. 

Setelah berhasil mendalami ilmu-ilmu alam dan ketuhanan, Ibnu Sina merasa tertarik untuk mempelajari ilmu kedokteran. Ia mempelajari ilmu kedokteran pada Isa bin Yahya. Meskipun secara teori dia belum matang, tetapi ia banyak melakukan keberhasilan dalam mengobati orang-orang sakit. Setiap kali menghadapi kesulitan, maka ia memohon kepada Allah agar diberikan petunjuk, maka didalam tidurnya Allah memberikan pemecahan terhadap kesulitan-kesulitan yang sedang dihadapinya.

Beberapa dari buku panduan Ibnu Sina ditulis untuk orang ini, dan permulaan dari buku Canon of Medicine juga dikerjakan sewaktu dia tinggal di Hyrcania.

Jumlah karya yang ditulis Ibnu Sina diperkirakan antara 100 sampai 250 buah judul. Kualitas karyanya yang bergitu luar biasa dan keterlibatannya dalam praktik kedokteran, mengajar, dan politik, menunjukkan tingkat kemampuan yang luar biasa. Beberapa Karyanya yang sangat terkenal di antara lain :
  • Qanun fi Thib (Canon of Medicine) (Terjemahan bebas : Aturan Pengobatan)
  • Asy Syifa (terdiri dari 18 jilid berisi tentang berbagai macam ilmu pengetahuan)
  • An Najat
  • Mantiq Al Masyriqin (Logika Timur)
Selain karya filsafatnya tersebut, Ibnu Sina meninggalkan sejumlah esai dan syair. Beberapa esainya yang terkenal adalah :
  • Hayy ibn Yaqzhan
  • Risalah Ath-Thair
  • Risalah fi Sirr Al-Qadar
  • Risalah fi Al- 'Isyq
  • Tahshil As-Sa'adah
Dan beberapa Puisi terpentingnya yaitu :
  • Al-Urjuzah fi Ath-Thibb
  • Al-Qasidah Al-Muzdawiyyah
  • Al-Qasidah Al- 'Ainiyyah
Dalam sejarah pemikiran filsafat abad pertengahan, sosok Ibnu Sina memperoleh penghargaan yang tinggi hingga masa modern. Ia adalah satu-satunya filsafat besar Islam yang telah berhasil membangun sistem filsafat yang lengkap dan terperinci, suatu sistem yang telah mendominasi tradisi filsafat muslim beberapa abad. Kehidupan Ibnu Sina dihabiskan untuk urusan negara dan menulis. Pada usia 58 tahun (428 H / 1037 M) Ibnu Sina meninggal dan dikuburkan di Hamazan. Ibnu Sina adalah contoh dari peradaban besar Iran di zamannya.

Demikian sajian informasi mengenai Mengenal Ibnu Sina; Ilmuwan Muslim Bapak Kedokteran Dunia yang dapat disampaikan pada kesempatan ini.

Semoga Bermanfaat !!!
Back To Top