Profil Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso

Profil Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso || Budi Waseso dikenal pula denga panggilan akrab Buwas, lahir di Parenggan, Pati, Jawa Tengah, 19 Februari 1960 adalah seorang Purnawirawan Perwira Tinggi Polri dengan Pangkat terakhir Komisaris Jenderal (Komjen) yang sebelumnya menduduki jabatan terakhir di Kepolisian sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Setelah pensiun dari Polri, Budi Waseso dipercaya menjadi Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) dan pada tanggal 27 Desember 2018 dilantik menjadi Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk Masa Bakti 2018 – 2023.

Budi Waseso merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1984. Sepanjang masa karirnya di Kepolisian lebih berpengalaman dalam bidang Reserse. Sebelum menjabat sebagai Kepala BNN beliau telah bertugas sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Budi Wasesa merupakan menantu mantan Kapolda Bali dan Kapolda Jawa Timur  Letnan Jenderal Pol. (Purn.) Pamudji yang terakhir menjabat Deputi Kepala Kepolisian RI (setara Wakapolri) tahun 1980-an.

Berikut beberapa Jabatan penting yang mernah dipegang oleh Budi Waseso

  1. Tahun 2007: Kaden Opsnal II Puspaminal Div Propam Polri
  2. Tahun 2008: Kabid Propam Polda Jateng
  3. Tahun 2009: Kabid Litpers Pusprovos Div Propam Polri
  4. Tahun 2010: Kapus Paminal Div Propam Polri
  5. Tahun 2012: Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo
  6. Tahun 2013: Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri
  7. Tahun 2014: Kasespim Lemdiklat Polri
  8. Tahun 2015: Kepala Badan Reserse Kriminal Polri
  9. Tahun 2015: Kepala Badan Narkotika Nasional
  10. Tahun 2018: Direktur Utama Badan Urusan Logistik
  11. Tahun 2018: Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Budi Waseso resmi terpilih dalam Musyawarah Nasional Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka ke-10 yang berlangsung pada 25-29 September 2018 di Kendari, Sulawesi Tenggara. Kemudian pada tanggal 27 Desember 2018 secara resmi dilantik oleh Presiden / Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka Ir. H. Joko Widodo.

Demikian sajian informasi mengenai Profil Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso yang dapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat ...

Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu Tahun 2018

Pedoman  Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu Tahun 2018 || Peringatan Hari Ibu pada dasarnya dapat mengingatkan kepada kita untuk tetap memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi peran dan kiprah perempuan dalam berbagai sektor kehidupan. Peringatan hari ibu ini juga membawa pengaruh positif pola pikir dan cara pandang masyarakat pada umumnya, dan khususnya bagi perempuan yang terdorong untuk selalu menghargai hak-haknya sebagai perempuan. Peringatan Hari Ibu (PHI) juga diharapkan untuk mendorong peningkatan kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki sehingga berperan mengisi kemerdekaan serta pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan demi mewujudkan tujuan kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Di  lain  sisi  PHI  diharapkan  juga  dapat  mendorong peningkatan  peran  serta  kemitraan  antara  perempuan  dan laki-laki  dalam  melanjutkan  cita-cita  para  pendiri  bangsa untuk mengisi kemerdekaan. Oleh Karena itu PHI  ke-90  Tahun 2018 diselenggarakan dengan tema : "Bersama meningkatkan peran  perempuan  dan  laki-laki  dalam  membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa".

Seperti  halnya  tahun-tahun  sebelumnya,  Peringatan Hari  Ibu  ke-90  Tahun 2018  diisi  dengan  berbagai  rangkaian kegiatan  seperti:  seminar,  pameran,  bhakti  sosial,  ziarah, upacara  bendera  dan  kegiatan  Iainnya  yang  dilaksanakan baik  di  tingkat  nasional  maupun  di  setiap  Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

Untuk  itu  sebagai  acuan  untuk  penyelenggaraan kegiatan-kegiatan  di  tingkat  Nasional,  Provinsi, Kabupaten/Kota,  dan  Perwakilan  Republik  Indonesia  di Luar  Negeri,  telah  disusun  Pedoman  Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-90 Tahun 2018.

Download File lengkap Pedoman  Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-90 Tahun 2018 - [klik di sini]

Demikian sajian informasi mengenai Pedoman  Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-90 Tahun 2018 yang dapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat …

Pedoman, Tema dan Logo Hari Pahlawan 2018

Pedoman, Tema dan Logo Hari Pahlawan 2018 || Undang-Undang Dasar 1945 yang mengisyaratkan bahwa suatu kemerdekaan adalah keinginan yang tidak bisa ditawar atau dilakukan dengan ragu-ragu, artinya segala daya dan upaya dalam rangka untuk mewujudkan suatu bangsa yang merdeka harus diperjuangkan dengan cara apapun walaupun harus dengan pengorbanan yang luar biasa. Cita-cita perjuangan yang dilakukan oleh para pejuang kemerdekaan pada waktu itu hanya menuntut pada suatu keinginan bersama yaitu Indonesia Merdeka,karena dengan merdeka, maka suatu bangsa akan dapat menentukan nasib dan masa depannya sendiri tanpa tekanan dari penjajah manapun.

Representasi dari pengorbanan rakyat Indonesia dalam berjuang mewujudkan suatu Indonesia yang merdeka telah ditorehkan dengan pertumpahan darah melalui pertempuran 10 November 1945 di Surabaya dengan korban jiwa yang sangat luar biasa. Untuk mengenang peristiwa heroik tersebut, maka tanggal 10 November 1945 dijadikan sebagai momentum Hari Pahlawan yang hingga saat ini diperingati sebagai Hari Nasional.

Esensi pertempuran 10 November 1945 dengan tujuan utama adalah Indonesia merdeka telah memberikan dampak positif yang luar biasa terhadap akselerasi proses pembangunan nasional dari waktu ke waktu seiring perubahan peradaban umat manusia hingga saat ini sehingga esensi 10 November dimaknai sebagai masa perjuangan untuk Indonesia merdeka. Seiring perubahan waktu,maka Peringatan Hari Pahlawan dari waktu ke waktu melengkapi implementasi perwujudan kehidupan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara melalui berbagai karya dan karsa anak bangsa untuk mewujudkan suatu kehidupan yang lebih baik dibanding dengan masa-masa sebelumnya.

“Semangat Pahlawan di Dadaku”



Pada Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018, Pemerintah melalui Kepmensos Nomor 107/HUK/2018 Tentang Panitia Pusat Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018, untuk melaksanakan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2018. Kementerian Sosial Republik Indonesia, telah mengeluarkan Pedoman Peringatan Hari Pahlawan yang disusun khusus di dalamnya juga terdapat maksud dan tujuan dan informasi mengenai upacara Hari Pahlawan Tahun 2018.

Unduh / Download
Pedoman Hari Pahlawan Tahun 2018

Demikian sajian infoemasi mengenai Pedoman, Tema dan Logo Hari Pahlawan 2018 yang dapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat !!!

Mengenal Lebih Jelas Hong Kong; Negara Atau Bukan ?

Mengenal Lebih Jelas Hong Kong; Negara Atau Bukan ?  || Wilayah Hong Kong diperkirakan sudah mula ditinggali manusia sejak zaman Neolitiku namun baru dikenal secara luas saat Hong Kong diserahkan kepada Britania Raya setelah Perang Opium pada abad ke-19. Sebelumnya pada 1513, pelaut Portugis Jorge Álvares, menjadi orang Eropa pertama yang mengunjungi Hong Kong.

Setelah kekalahan Tiongkok di Perang Opium Pertama (1839 42) dari Kerajaan Inggris, Hong Kong menjadi koloni Inggris dengan diserahkannya Pulau Hong Kong, kemudian diikuti Semenanjung Kowloon tahun 1860 dan penyewaan 99 tahun New Territories tahun 1898. Setelah diduduki oleh Jepang selama Perang Dunia II (1941-45), Inggris kembali mengontrol Hongkong hingga 30 Juni 1997. Sebagai hasil dari negosiasi antara Tiongkok da  Inggris, Hong Kong diserahkan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) / China melalui Deklaratasi Bersama Sino-Inggris tahun 1984. Kota ini menjadi Daerah Administratif Khusus pertama di Tiongkok melalui azas "satu negara, dua sistem".

Bahasa di Hong Kong adalah Kantonis dan Inggris serta masyarakatnya lebih senang disebut orang Kanton daripada orang Cina. Hong Kong menjadi pusat perekonomian dunia dan sering dibandingkan dengan Singapura karena ukuran negaranya yang sama-sama kecil, berpenduduk padat dan akomodasi yang super mahal. Hong Kong juga terkenal dengan julukan Asia’s World City (Kota Asia Dunia), kota gemerlap dengan gedung-gedung pencakar langit, pusat bisnis, dan perdagangan dunia, shopping dan fashion, Disneyland, dan industri perfilman. Hong Kong juga menjadi tempat yang menghubungkan dunia barat dengan Tiongkok.  

Tahun 2014, Hong Kong sempat bergejolak dengan hadirnya protes Revolusi Payung di bawah pimpinan Joshua Wong yang ditakuti Beijing. Warga Hong Kong melakukan demonstrasi besar-besaran menginginkan hak demokratis untuk memilih pemimpin baru mereka tanpa intervensi Tiongkok. Sampai saat ini sikap anti-Tiongkok oleh generasi muda Hong Kong masih tetap berlanjut.

Hong Kong merupakan negara semimerdeka dengan nama resminya Hong Kong Special Administrative Region (Daerah Administratif Khusus Hong Kong). Hong Kong juga sering disebut sebagai negara dalam negara di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) / China. Makanya, Hong Kong memiliki sistem negara sendiri, mulai dari bendera negara, lambang negara, mata uang Hong Kong Dolar (HKD), paspor, dan menganut sistem ekonomi kapitalis. Hong Kong juga memiliki kepolisian sendiri, namun tidak memiliki tentara, karena pertahanan dan juga politik luar negeri yang masih dikendalikan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) / China.

Demikian sajian informasi mengenai Hong Kong; Negara Atau Bukan ? yang dapat disajikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat ....

Mengenal Lebih Jelas Negara TAIWAN

Mengenal Lebih Jelas Negara TAIWAN || Taiwan atau nama resmi negaranya adalah Republic of China atau juga sering disebut China Taipei dan dalam bahasa Indonesia disebut Republik Tiongkok. Taiwan adalah sebuah negara di Asia Timur yang saat ini menguasai daerah kepulauan Taiwan, Kepulauan Pescadores, Quemoy, dan Kepulauan Matsu. Kata "Taiwan" biasanya digunakan untuk merujuk kepada Republik Tiongkok secara keseluruhan, sementara istilah "Tiongkok" merujuk kepada Republik Rakyat Tiongkok atau China, yang menguasai Tiongkok Daratan, Hong Kong dan Makau. Republik Tiongkok (Taiwan) berbeda dengan Republik Rakyat Tiongkok (China). Walaupun Republik Tiongkok adalah  nama resmi negara ini, perkataan Tiongkok itu sendiri sekarang biasanya merujuk kepada Tiongkok Daratan atau China.

Pulau utama Taiwan, juga dikenal sebagai Formosa (dari bahasa Portugis; Ilha) Formosa, yang berarti "(pulau yang indah"), terletak di Asia Timur sebelah pantai Tiongkok Daratan, sebelah barat daya kepulauan utama Jepang tetapi sebelah barat langsung dari ujung Kepulauan Ryukyu Jepang dan sebelah barat laut utara Filipina. Pulau ini dihubungkan ke timur oleh Samudera Pasifik, ke selatan oleh Laut Tiongkok Selatan dan Selat Luzon, ke barat oleh Selat Taiwan dan ke utara oleh Laut Tiongkok Timur.

Taiwan bukanlah negara yang merdeka seutuhnya atau negara dengan pengakuan terbatas. Negara ini bisa disebut sebagai negara yang dipersengketakan, statusnya sama dengan Kosovo dan Palestina. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sendiri tidak mengakui Taiwan sebagai sebuah negara dan di Indonesia juga tidak memiliki hubungan diplomatik serta tidak ada Kedutaan Besar Taiwan di Indonesia serta sebaliknya. Ketika berurusan dengan Taiwan, berbagai kerja sama seperti pendidikan, ekonomi, ketenagakerjaan atau pengurusan visa harus melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei (Taipei Economic and Trade Office) di Jakarta.

Sebenarnya, Pemerintah Republik Tiongkok / Taiwan adalah salah satu pendiri utama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan pernah menjadi salah satu anggota tetap Dewan Keamanan. Akan tetapi, pada tahun 1971 "ditendang" keluar dari PBB dan digantikan oleh RRT / China. Kini, Taiwan hanya menghendaki menjadi anggota PBB sebagai negara yang berbeda dari RRT / China. Akan tetapi, Taiwan telah mencoba masuk PBB akan tetapi gagal karena tuntutan  China / RRT atas Taiwan dengan Kebijakan Satu Tiongkok yang dipromosikan oleh pemerintah China / RRT di Tiongkok Daratan di samping tekanan ekonomi dan diplomatik China / RRT. Kebanyakan negara dunia mengubah kebijakan diplomatiknya ke pemerintah China / RRT di  Tiongkok Daratan pada tahun 1970-an dan kini, Republik Tiongkok di Taiwan hanya diakui oleh 23 negara di dunia.

Terlepas dari persoalan apapun, Taiwan adalah sebuah yang memiliki Wilayah, Warga Negara, Lambang Negara, Lagu Kebangsaan, Bendera Negara, Bahasa Negara, Mata Uang, Paspor / Visa serta 23 negara lain yang mengakui kedaulatannya.

Demikian sajian informasi mengenai Mengenal Lebih Jelas Negara TAIWAN yang dapat disampaikan pada kesempatan ini.

Semoga sajian yang berikut ini bermanfaat ....
Back To Top