Panduan Pengelolaan Gudep Pramuka SD

Panduan Pengelolaan Gudep Pramuka SD || Sudah menjadi tanggung jawab sekolah untuk menghidupkan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Apalagi, tuntutan generasi bangsa ke depan yang harus berkarakter, berbangsa, dan berkecakapan menjadi sorotan utama pendidikan di Indonesia. Di sisi lain, Penguatan Pendidikan Karakter di sekolah harus menjadi titik sentral dalam pembinaan yang terintegrasi ke dalam budaya sekolah sehingga diperoleh prestasi belajar siswa yang utuh antara sikap, pengetahuan, dan keterampilan.  Dengan diterbitkannya Permendikbud Nomor 63 tahun 2014 menghendaki agar Pendidikan Kepramukaan sebagai wahana penguatan psikologis-sosial-kultural (reinforcement) perwujudan sikap dan keterampilan kurikulum 2013 yang secara psikopedagogis koheren (keterkaitan) dengan pengembangan sikap dan kecakapan kepramukaan.

Pendidikan Kepramukaan bertujuan membina kaum muda menjadi generasi yang sehat dan kuat jiwa raganya, terpuji karakternya, kokoh kebangsaannya, dan mumpuni keterampilannya. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional. Untuk itu, diperlukan pembinaan yang terus-menerus bagi pendidikan Kepramukaan di sekolah sebagai wahana pelengkap pendidikan formal.

Gugus Depan sebagai rumah bagi peserta didik mengembangkan jiwa-raga, karakter, kebangsaan, dan keterampilan hidup perlu didorong dan dikembangkan secara terus menerus. Hal ini sebagai upaya untuk mempercepat pencapaian tujuan pendidikan nasional yang sinergi dengan pembinaan peserta didik melalui pendidikan Kepramukaan.

Gugus Depan yang berpangkalan di Sekolah Dasar memiliki karakteristik khusus dalam pengelolaannya. Meski telah terdapat petunjuk penyelenggaraan Gugus Depan yang diterbitkan oleh Kwartir Nasional, masih diperlukan panduan pengelolaan Gugus Depan yang berpangkalan di Sekolah Dasar untuk melengkapi atau memfokuskan panduan hanya pada Gugus Depan yang berpangkalan di Sekolah Dasar.

Silahkan Download;
Panduan Pengelolaan Gudep Pramuka SD - [klik di sini]

Panduan ini diharapkan dapat menjadi buku praktis Pedoman Pengelolaan Gugus Depan yang berpangkalan di Sekolah Dasar. Semoga Allah Tuhan Yang Mahakuasa senantiasa melimpahkan berkat dan rahmat-Nya kepada kita sekalian.

Demikian sajian informasi mengenai Panduan Pengelolaan Gudep Pramuka SD yang dapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut ini bermanfaat !!! ...

Panduan Ekskul Wajib Pendidikan Kepramukaan SD

Panduan Ekskul Wajib Pendidikan Kepramukaan SD || Sejak digulirkan tahun 2014, Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan di Sekolah Dasar dan Menengah mengalami berbagai problematika dalam penerapannya. Hal ini secara umum disebabkan oleh kesalahan persepsi pengelola satuan pendidikan dalam memahami isi Permendikbud Nomor 63 tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Di sisi lain, yang dikehendaki dalam Permendikbud Nomor 63 tahun 2014 adalah Pendidikan Kepramukaan sebagai wahana penguatan psikologis-sosial-kultural (reinforcement) perwujudan sikap dan keterampilan kurikulum 2013 yang secara psikopedagogis koheren (keterkaitan) dengan pengembangan sikap dan kecakapan kepramukaan. Dengan demikian pencapaian Kompetensi Inti Sikap Spiritual (KI-1), Sikap Sosial (KI-2), dan Keterampilan (KI-4) memperoleh penguatan bermakna (meaningfull learning) melalui fasilitasi sistemik-adaptif pendidikan kepramukaan di lingkungan satuan pendidikan.

Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan Sekolah Dasar bertujuan agar peserta didik kuat karakter spiritual dan sosial, mantap kebangsaan dan kenegaraan Indonesia, dan kokoh kecakapan diri sehingga peserta didik kelak mampu hidup di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan Sekolah Dasar juga dilaksanakan untuk Penguatan Pendidikan Karakter bagi peserta didik.

Silahkan Download;
Panduan Ekskul Wajib Pramuka SD -[klik di sini]

pelaksanaan Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan senantiasa memerhatikan aspek yang dicanangkan ke dalam tujuh nilai dalam penumbuhan budi pekerti untuk mengkristalisasi lima nilai penguatan pendidikan karakter yaitu religius, integritas, nasionalis, mandiri, dan gotong royong. Oleh karenanya, perlu dibuat sebuah panduan yang lebih bersifat praktis dan sistematis dalam upaya menerapkan pendidikan kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib di Sekolah Dasar dengan nafas Penumbuhan Budi Pekerti untuk penguatan pendidikan karakter.

Demikian sajian informasi mengenai Panduan Ekskul Wajib Pendidikan Kepramukaan SD yang dapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut ini brmanfaat !!! ...

Pedoman Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan

Pedoman Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan || Sesuai dengan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam Implementasi Kurikulum 2013, Pendidikan Kepramukaan akan diberlakukan sebagai Ekstrakurikuler Wajib di setiap satuan pendidikan mulai SD/MI sampai dengan SMA/MA dan SMK/MAK. Hal ini mengandung makna bahwa pendidikan Kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang secara sistemik diperankan sebagai wahana penguatan psikologis-sosial-kultural (reinfocement) perwujudan sikap dan keterampilan kurikulum 2013 yang secara psikopedagogis koheren dengan pengembangan sikap dan kecakapan dalam pendidikan Kepramukaan. Dengan demikian pencapaian Kompetensi Inti Sikap Spiritual (KI 1), Sikap Sosial (KI 2), dan Keterampilan (K3) memperoleh penguatan bermakna (meaningfull learning) melalui fasilitasi sistemik-adaptif pendidikan Kepramukaan di lingkungan satuan pendidikan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan kegiatan–kegiatan melalui di lingkungan  sekolah (intramural) dan di luar sekolah (ekstramural) sebagai upaya memperkuat proses pembentukan karakter bangsa yang berbudi pekerti luhur sesuai dengan nilia dan moral Pancasila. Pendidikan Kepramukaan  dinilai sangat penting. Melalui Pendidikan Kepramukaan akan timbul rasa memiliki, saling tolong menolong, mencintai tanah air dan mencintai alam. Dari sisi legalitas pendidikan Kepramukaan merupakan imperatif yang bersifat nasional, sebagai hal itu tertuang dalam Undang–Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.

Tujuan diselenggarakannya Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan adalah untuk mengaktualisasikan KI-1, KI-2, KI-3 dan KI-4 dalam kegiatan Kepramukaan, yang tidak dapat dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Dengan demikian, perserta didik dapat melaksanakan dan mengalami sendiri apa yang telah diberikan di kelas.hal ini sesuai dengan konsep pembelajaran berbasis aktivitas.

Info Lengkap; Download Pedoman Ekskul Pramuka - [di sini]

Pelaksananan Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan dapat bekerja sama dengan Kwartir Ranting atau Kwartir Cabang. Oleh karena itu, Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan merupakan program kegiatan yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik, terkecuali peserta didik dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkannya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tersebut.

Demikian sajian informasi mengenai Pedoman Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan yang dapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga Bermanfaat !!! ...

Inilah Susunan Pengurus Kwarnas Gerakan Pramuka 2018 - 2023

Inilah Susunan Pengurus Kwarnas Gerakan Pramuka 2018 - 2023 || Musyawarah Nasional (Munas) Ke-X Gerakan Pramuka yang berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara telah menghasilkan Komjen (Purn) Budi Waseso terpilih menjadi ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) periode 2018-2023.

Untuk menjalankan roda kepramukaan nasional tersebut, Ketua Kwarnas terpilih telah melengkapi Susunan Pengurus Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Masa Bakti 2018 – 2023. Adapun Susunan Pengurus Kwarnas 2018 – 2023 adalah sebagai berikut :

Dewan Penasehat:
BJ Habibie, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Try Sutrisno, KH. Mustofa Bisri, KH. Syafii Maarif, Siti Hartati Murdaya, Frans Magnis Suseno, Soekarwo, Wisnutama, Hary Tanoe Sudibjo, Jaya Suprana, Slamet Raharjo, Eka Cipta Wijaya dan Nadiem Makarim.

Ketua : Komjen (Purn) Budi Waseso
Sekretaris Jenderal : Mayjen TNI (Purn) Bachtiar
Bendahara : Afan A Nugroho

Wakil Ketua / Ketua Komisi:
Perencanaan dan Pengembangan : Jana T Anggadiredja
Pembinaan Anggota Muda : Supriyadi
Pembinaan Orang Dewasa : Suyatno
Organisasi dan Hukum : Chairul Huda
Aset dan Usaha : Yulius  
Kerja Sama Dalam Negeri : Dede Yusuf
Kerja Sama Luar Negeri : Ahmad Rusdi
Kehumasan dan Informatika : Berthold DH Sinaulan
Pengandian Masyarakat : GKR Mangkubumi
Saka, Sako dan Gusdarma : Laksda (Purn) Kingkin Suroso
Bela Negara : Brigjen TNI Hasto Pratisno Yuwono

Susunan Pengurus tersebut telah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia selaku Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramukan Nasional tanggal 27 Desember 2018 dan ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 67/M Tahun 2018 tanggal 26 Desember 2018 tentang Pengukuhan Susunan PengurusKwartir Nasional Gerakan Pramuka Masa Bakti Tahun 2018-2023.

Demikian sajian informasi mengenai Susunan Pengurus Kwarnas Gerakan Pramuka 2018 – 2023 yang dapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat ...

Pedoman; Tema dan Logo Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018

Pedoman; Tema dan Logo Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018 || Tanggal 14 Agustus 1961 adalah tanggal resmi yang ditetapkan sebagai Hari Lahir Pramuka Indonesia. Pasang surut sejarah pramuka Indonesia, kini telah berjalan hingga tahun 2018 dan menginjak usia ke 57 tahun. Terkait pelaksanaan Hari Pramuka kali ini, Kwartir Nasional sudah merilis Surat Keputusan Nomor 088 Tahun 2018 tentang Tema dan Logo Hari Pramuka Ke 57 Tahun 2018 tertanggal 13 Juli 2018. Berikut ini isinya:

Pelaksanaan;
Puncak Peringatan Hari Pramuka ke 57 akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2018 bertempat di Lapangan Gajah Mada Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur Jakarta Timur.

Tema;
Tema Hari Pramuka ke 57 Tahun 2018 "Pramuka Perekat NKRI".

Logo;
Untuk mendukung Hari Pramuka ke 57 diciptakan beberapa versi Logo. Kita bisa menggunakan logo yang tepat dengan latar belakang (putih, hitam, atau warna lain), sehingga logo terlihat kontras dan jelas. Dan setiap penggunaan logo harus diserta dengan batas area aman logo untuk menjaga kejelasan dan keterbacaan logo.


Untuk Download lengkap SK, Tema dan Logo Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018[klik di sini]

Makna Logo:
  1. Logo berbentuk angka 57 menandakan peringatan Hari Pramuka Ke-57.
  2. Angka 57 terdiri atas dua bagian, merepresentasikan warna bendera Indonesia yakni ‘merah dan putih’.
  3. Angka 57 berbentuk seperti tali yang tersambung dan saling menganyam, melambangkan Pramuka sebagai perekat NKRI.
  4. Silhoute Tunas Kelapa merupakan lambang Gerakan Pramuka.
  5. WOSM merupakan lambang kepanduan dunia dan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari organisasi kepanduan dunia.
  6. “Pramuka Perekat NKRI” merupakan tema peringatan Hari Pramuka ke 57.
  7. 1961-2018 adalah tahun peringatan Hari Pramuka
Larangan Penggunaan Logo:
  1. Logo tidak diperbolehkan untuk didistorsi, diputar, maupun dibalik.
  2. Logo tidak diperbolehkan untuk diganti warna selain yang disetujui.
  3. Logo tidak diperbolehkan untuk diubah atau dipotong sebagian selain yang disetujui.
  4. Logo berwarna tidak diperbolehkan diletakkan pada latar berwarna.
  5. Logo tidak diperbolehkan untuk diberi efek gambar yang tidak sesuai.
Demikian sajian informasi mengenai Pedoman; Tema dan Logo Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018 yang dapat disampaikan pada kesempatan ini. Harapan besar bahwa Pramuka akan makin berjaya, melahirkan generasi-generasi milenial yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan global, serta (sesuai temanya) senantiasa mampu menjadi perekat NKRI.

Semoga Bermanfaat !!!
Back To Top