Mengenal Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran - Cijulang

Mengenal Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran - Cijulang || Jalur ini adalah jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Banjar dengan Stasiun Cijulang yang melalui Pangandaran. Jalur ini termasuk dalam Wilayah Daerah Operasi II Bandung. Jarak antara Stasiun Banjar dengan Stasiun Cijulang memiliki panjang sekitar 82 km. Pada awalnya, jalur ini dulu merupakan jalur yang sibuk. Salah satu kelebihannya adalah pemandangan panorama jalur ini sangat indah mulai dari pegunungan hingga laut.

Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran- Cijulang mempunyai banyak jembatan dan 4 terowongan yakni Terowongan Batulawang (panjang 281,5 m) Terowongan Hendrik (panjang 105 m), Terowongan Juliana (panjang 147,70 m), dan Terowongan Sumber atau Wilhelmina (1.116,10 m). Salah satu jembatan dan terowongan merupakan paling panjang di Indonesia yaitu Jembatan Cikacepit dengan panjang 290 m dan Terowongan Sumber atau Wilhelmina dengan panjang 1.116,10 m.

Tanggal 18 Juli 1911, pemerintah kolonial memutuskan untuk membangun jalur kereta api Banjar - Kalipucang - Parigi melalui Banjarsari (Pangandaran). Jalur ini diresmikan pada tanggal 15 Desember 1916 oleh Staatsspoorwegen Westerlijnen termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Total pembangunannya selesai pada 1 Juni 1921.

    Bacaan Direkomendasikan;
    - Mengenal Kereta Api (KA) Galunggung - [klik di sini]
    - Mengenal Kereta Api (KA) Pangandaran - [klik di sini]

Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran -Cijulang atas pertimbangan tertentu pada saat itu, ditutup total oleh PT. KAI mulai tanggal 1 Februari 1982. Indonesian Railway Preservation Society (2007) pernah mencatat bahwa pada tahun 1997, petak Banjar - Banjarsari (Pangandaran) sempat diperbaiki. Namun jalur ini ditutup lagi saat krisis ekonomi yang melanda seluruh Asia. Berkali-kali reaktivasi digaungkan untuk jalur ini, akan tetapi tidak pernah terealisasikan. Namun pada tahun 2018, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggaungkan realisasi pengaktifan kembali jalur tersebut bersama jalur-jalur KA mati di Jawa Barat. Rencananya reaktivasi Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran -Cijulang  akan dilakukan setelah reaktivasi jalur Kereta Api Cibatu - Cikajang selesai dilakukan.

Demikian sajian informasi mengenai Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran - Cijulang yangdapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat ...

Mengenal Kereta Api Pangandaran

Mengenal Kereta Api Pangandaran || PT Kereta Api Indonesia (PT. KAI) meluncurkan Kereta Api (KA) Pangandaran yang beroperasi pada rute Jakarta - Bandung - Banjar dan sebaliknya, KA Pangandaran mulai meluncur pada hari Rabu tanggal 2 Januari 2019. Tujuan pengoperasian KA Pangandaran adalah; Optimalisasi armada dan jalur / rel yang masih tersedia, Memberikan alternatif waktu tercepat dibanding kemacetan di jalan raya dan Meningkatkan tingkat kunjungan ke obyek wisata Pangandaran dan sekitarnya. Meskipun KA Pangandaran hanya sampai Stasiun Banjar, akan tetapi penumpang sudah memperoleh fasilitasi "single ticket" untuk sampai di Pangandaran dengan fasilitas yang disediakan oeh PT KAI Pariwisata.

KA Pangandaran memiliki kapasitas total sejumlah 520 kursi yang terbagi atas dua kelas, yakni kelas eksekutif dan kelas premium. Secara fisik KA Pangandaran menggunakan rangkaian kereta eksekutif plus (Stainless Steel/K1 2018) dan Premium Plus (Mild Steel/K3 2017) yang diproduksi oleh BUMN PT INKA Madiun. Sementra itu, jadwal KA Pangandaran dimulai dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Banjar pada pukul 07.50 dan dari Stasiun Banjar menuju Stasiun Gambir pada pukul 13.55. 

PT Kereta Api Indonesia menyediakan angkutan perjalanan terusan bagi penumpang KA Pangandaran dari stasiun Cibatu ke Kota Garut. Pengoperasian angkutan terusan ini bertujuan mempermudah penumpang KA Pangandaran yang hendak pergi ke Garut maupun sebaliknya. Dengan sistem single ticket, penumpang KA Pangandaran dapat langsung menggunakan layanan angkutan tersebut tanpa harus membeli tiket lagi.

Silahkan Baca Juga;
- Mengenal Kereta Api (KA) GALUNGGUNG - [klikdi sini]
- Mengenal Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran - Bandung - [klik di sini]

Untuk dapat menikmati KA Pangandaran, calon penumpang dapat membeli tiket mulai H-30 sebelum jadwal keberangkatan. Beberapa alternatif untuk memperoleh tiket tersebut dapat dilakukan melalui; KAI Access - website www.kai.id - contact center 121 - loket stasiun - dan seluruh mitra penjualan tiket resmi PT. KAI.

PT. KAI membuka pengoperasian KA Pangandaran karena kebutuhan masyarakat Jabar atas moda transportasi massal seperti kereta api terus meningkat pesat. Rute Banjar-Bandung-Jakarta, selain berpotensi sebagai angkutan orang, juga untuk angkutan barang.

Demikian sajian informasi mengenai Mengenal Kereta Api Pagandaran. Semoga sajian berikut bermanfaat ...

Mengenal Kereta Api Galunggung: Bandung - Tasikmalaya

Mengenal Kereta Api Galunggung Bandung Tasikmalaya || Mulai hari Rabu tanggal 26 Desember 2018, PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) Daerah Operasi (DAOP) 2 Bandung meluncurkan Kereta Api Galunggung (KA  GALUNGGUNG) dengan rute Stasiun Kiaracondong – Bandung menuju Stasiun Tasikmalaya pulang-pergi (PP). KA Galunggung adalah Rangkaian Kereta Api (KA) KAHURIPAN jurusan Kiaracondong Bandung – Blitar yang dimanfaatkan karena KA Kahuripan tiba di stasiun Kiaracondong Bandung pukul 03.00 dan berangkat lagi ke Blitar pukul 18.10. Selama waktu tunggu tersebut, rangkaian KA Kahuripan digunakan sebagai KA Galunggung.

Bersamaan dengan peluncuran KA Galunggung dengan rute Kiaracondong Bandung - Tasikmalaya (PP), PT. KAI akan memberikan layanan tiket gratis selama satu bulan lamanya. Penumpang bisa naik KA Galunggung gratis tanpa bayar biaya tiket perjalanan dari 26 Desember 2018 hingga 25 Januari 2019. Akan tetapi, calon penumpang tetap harus memilliki tiket resmi yang dikeluarkan oleh PT. KAI dengan cara memesan H-7 tanggal keberangkatan dengan membawa bukti diri / kartu identitas yang berlaku. Bagi yang berminat mencoba menggunakan layanan KA Galunggung, untuk memperoleh tiketnya bisa langsung datang ke loket stasiun yang disinggahi oleh KA Galunggung dan mengetahui jadwalnya.


Melansir dari laman PT. KAI Indonesia, KA Galunggung akan membawa enam gerbong dengan total memiliki kapasitas tempat duduk sekitar 636 kursi. Simak jadwal dan rute baru untuk perjalanan KA Galunggung.

Silahkan Baca Juga;
- Mengenal Kereta Api (KA) PANGANDARAN - [klikdi sini]
- Mengenal Jalur Kereta Api Banjar - Pangandaran - Bandung - [klik di sini]

Kiaracondong - Tasikmalaya
- Kiaracondong pukul 06.05 WIB
- Rancaekek pukul 06.30 WIB
- Cicalengka pukul 06.41 WIB
- Leles pukul 07.30 WIB
- Cibatu pukul 07.15 WIB
- Cipeundeuy pukul 08.307 WIB
- Tasikmalaya pukul 09.27 WIB

Tasikmalaya - Kiaracondong
- Tasikmalaya pukul 10.35 WIB
- Cipeundeuy pukul 11.53 WIB
- Cibatu pukul 12.30 WIB
- Leles pukul 12.59 WIB
- Cicalengka pukul 13.39 WIB
- Rancaekek pukul 13.54 WIB
- Kiaracondong pukul 14.11 WIB

Demikian sajian informasi mengenai Kereta Api Galunggung Bandung Tasikmalaya yang dapat disampaikan pada kesempatan ini. Semoga sajian berikut bermanfaat …

Mengenal Mobil LCGC; Mobil Nasional Murah dan Ramah Lingkungan

Sejak tahun 2014 di Indonesia mulai dipasarkan mobil murah. Dikatakan murah karena jenis mobl tersebut disosiaisasikan secara bombastis sebagai mobil termurah sepanjang jaman yang pada saat itu tahun 2013 harganya di bawah Rp. 100.000,- (seratus juta rupiah). Ya ... itulah yang disebut Mobil LCGC yang merupakan singkatan dari Low Cost Green Car ata dalam bahasa Indonesia dapat diartikan Mobil Murah Ramah Lingkungan.

LCGC lahir di bawah payung hukum  Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau. Permenperin tersebut merupakan turunan dari program mobil emisi karbon rendah atau low emission carbon (LEC) yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Yang Dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.

Permenperin No.33/2013 dimaksudkan untuk terus mendorong dan mengembangkan kemandirian industri otomotif nasional, khususnya industri komponen kendaraan bermotor roda empat agar mampu menciptakan motor penggerak, transmisi dan axle yang berdaya saing seiring dengan peningkatan permintaan kendaraan bermotor yang hemat energi dan harga terjangkau. Artinya Pengembangan produksi mobil LCGC merupakan Program Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor dengan pemberian fasilitas berupa keringanan Pajak Pertambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM).

Syarat produksi dan sekalugus ciri Mobil LCGC di antaranya adalah:
  1. Motor bakar cetus api kapasitas isi silinder 980-1200 CC dengan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) paling sedikit 20 km/liter atau bahan bakar lain yang setara.
  2. Motor bakar nyala kompresi (diesel) kapasitas isi silinder sampai dengan 1500 CC dengan konsumsi BBM paling sedikit 20 km/liter atau bahan bakar lain yang setara. Ketentuan jenis BBM minimal Research Octane Number (RON) 92 untuk motor bakar cetus api dan Cetane Number (CN) 51 untuk diesel.
  3. Merek, Model dan Logo harus mencerminkan Indonesia.
  4. Pada tahun 2013 harga jual mobil LCGC paling tinggi Rp. 95 juta berdasarkan lokasi kantor pusat Agen Pemegang Merek. Harga tersebut dapat disesuaikan apabila terjadi perubahan-perubahan pada kondisi atau indikator ekonomi yang meliputi besaran inflasi, kurs nilai tukar Rupiah dan/atau harga bahan baku. 
Berbagai jenis Mobil LCGC antara lain adalah:
  1. Toyota; Calya dan Agya
  2. Daihatsu; Sigra dan Agya
  3. Honda Brio Satya
  4. Suzuki; Karimun Wagon R dan Karimun Wagon R GS
  5. Datsun; Go Panca dan Go +
Demikian sajian informasi mengenain Mobil LCGC: Mobil Nasional Murah dan Ramah Lingkungan. Mudah-mudahan menjadi tambahan referensi dalam mengenal produksi mobil nasional sekaligus sebagai bahan pertimbangan untuk memilliki sebagai wujud cinta produk dalam negeri.

Semoga Bermanfaat !!!

Ini Dia Mobil Asli Buatan Indonesia yang Wajib Diketahui (2)

Pada bagian ke 2 tentang Mobil Buatan Indonesia atau Mobil Nasional karya anak bangsa ini akan disampaikan juga beberapa merek yang sempat didesain dan bahkan diproduksi dari perusahaan terkemuka di Indonesia seperti berikut ini.

PERKASA. Mobil Perkasa diproduksi oleh PT. Wahana Perkasa Auto Jaya yang merupakan perusahaan dalam Grup Texmaco Indonesia. Perusahaan ini memproduksi mobil jenis mesin dan chassis besar yang dapat dikembangkan menjadi mobil jenis Bus dan Truk.
PERKASA
TUCUXI. Mobil Tucuxi, Pernah menghebohkan pemberitaan media karena Bpk. menteri BUMN Dahlan Iskan berulang kali mengujinya. Tucuxi merupakan mobil kreasi Danet Suryatama dan merupakan jenis mobil listrik sport.
TUCUXI
BIMANTARA. Dalam upaya pembutan mobil nasional yang lainnya PT Bimantara yang sudah dikembangakan oleh Bambang Trihatmodjo menggandeng Hyundai perusahaan otomotif dari Korea Selatan. Produk tersebut diberi nama Bimantara dengan dua modelnya yakni Cakra dan Nenggala.
BIMANTARA
TIMOR. Mobil Timor merupakan mobnas era zaman presiden Soeharto yang diproduksi oleh PT. Timor Putra Nasional bekerja sama dengan KIA Mobil dari Korea, karena krisis dan jatuhnya rezim Soeharto pada tahun 1998 proyek timur pun ikut di tutup.
TIMOR
BAKRIE. Bakrie grup pernah menyiapkan sebuah mobil minibus atau MPV pada tahun 1994. Mobil ini dinamakan Bakrie Beta 97 MPV dan memiliki desain orisinal buatan rumah Sinado asal Inggris. Satu unit mobil contoh sudah dapat dan diuji coba di Inggris. Pada bulan  April 1995 mobil tersebut mulai diperlihatkan pada manjemen Bakrie. Dan setelah itu, desain tersebut langsung dikembangkan hingga prototipe mobil ini selesai ditahun 1997, belum sempat keluar malah tersandung krisi moneter dan akhirnya tidak jadi diproduksi.
BAKRIE BETA
Dan masih banyak lagi, mobil – mobil buatan Indonesia yang layak untuk diapresiasai, seperti ada Texmaco Perkasa, MR 90, Nuri, Gang Car, kancil dll. Semoga industri Otomotif dalam negeri semakin berkembang dan maju dan impian mempunyai mobnas sendiri bisa segera tercapai.

Demikian sajian informasi tentang Mobil Asli Buatan Indonesia Bagian 2. Semoga Bermanfaat !!!
Back To Top