Inilah Cara Menulis dengan Mulut dan Membaca dengan Telinga

Inilah Cara Menulis dengan Mulut dan Membaca dengan Telinga || Kedengarannya memang aneh, sebab secara umum alat tulis dipegang menggunakan tangan dan membaca hanya dapat dilakukan dengan menggunakan mata. Tapi Istilah Menemu Baling yang merupakan akronim dari Menulis dengan Mulut dan Membaca dengan Telinga memang demikian adanya.

Metode Menemu Baling IGI adalah sebuah metode yang digunakan untuk mendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan Gerakan Literasi Produktif Berbasis Information Technology (IT) oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) dengan program Sagusatab IGI (Satu Guru Satu Tablet IGI). Metode ini ditemukan oleh Mampuono R. Tomoredjo, Sekjen IGI periode 2016-2021.

Silahkan Baca Juga;
Mampuono; Guru Inspiratif Abad 21 - [klik di sini]

Menemu atau menulis dengan mulut, berarti mengganti semua aktivitas menulis di keyboard tablet atau gadget dengan ucapan. Jadi setiap kata yang kita ucapkan dalam bahasa yang dikenali oleh perangkat akan langsung tertulis pada mesin pencatat saat itu juga. Jadi pengguna aplikasi ini akan bisa menuliskan sejumlah besar teks hanya dalam waktu singkat. Kegiatan ini hampir bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun, dan tentu saja sangat menguntungkan bagi hampir semua profesi, terutama yang ada hubungannya dengan kegiatan tulis menulis, baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Profesi itu misalnya guru, dosen, wartawan, penulis, notulis, da’i, penceramah agama, mahasiswa, pelajar, dll. Pendeknya dari presiden sampai ibu rumah tangga bisa memberdayakan metode ini.

Sedangkan Baling atau membaca dengan telinga berarti mengubah teks bacaan ke dalam suara. Aktivitas membaca yang selama ini dilakukan secara manual dengan memberdayakan mata dan beresiko pada menurunnya daya penglihatan kita kini diganti dengan cara digital. Caranya yaitu dengan memfungsikan telinga sebagai pengganti mata. Kita cukup mendengarkan teks yang sudah diubah oleh mesin menjadi suara  dalam bahasa yang kita kenali dengan baik dan bisa kita dengarkan dengan nyaman kapanpun dan dimanapun. Dengan demikian sehingga aktivitas membaca yang berpotensi menurunkan daya penglihatan kini telah direvolusi secara digital menjadi aktivitas mendengarkan text yang dibacakan oleh mesin yang tentu saja lebih aman untuk mata daripada membaca secara manual.

Tampilan Google Play Store pada Smartphone

Tampilan Google Play pada Web Browser

Kesimpulannya, Menemu Baling adalah sebuah Aplikasi Smartphone yang bisa melakukan penulisan melalui ucapan atau “Voice Writer” dan mampu menterjemahkan teks ke dalam bentuk suara atau “Audio Translater”. Kini, aplikasi paling baru adala Menemu Baling V.04. Silahkan cari di Google PlayStore Smartphone atau di https://play.google.com jika menggunakan Web Browser. Atau ikuti Cara Instal Aplikasi Menemu Baling pada Smartphone - [klik di sini]

Demikian sajian informasi mengenai Cara Menulis dengan Mulut dan Membaca dengan Telinga yang dapat disajikan pada kesempatan ini.

Semoga Bermanfaat !!!

Cara Membuat Alamat Pribadi dan Bisnis di Google

Jaman dulu sebelum internet hadir sampai ke pelosok desa, apabila kita akan berkunjung atau mencari alamat tertentu yang belum diketahui rasanya belum terbayangkan seperti apa dan bagaimana kondisi terkait hal-hal mengenai tempat tersebut. Sekarang, ketika internet telah menjangkau daerah terpencil sekalipun, mencari alamat seakan menjadi begitu mudah dan praktis. Bukan hanya itu, proses perlajanan menjangkau tempat yang akan kita tuju pun akan menjadi sangat mudah.

Bagi orang yang melek internet, sekarang tidak akan ada kekhawatiran tempat tinggal pribadi atau tempat usaha untuk sulit dicari dan dijangkau oleh teman lama, teman bisnis, calon pelanggan dan bahkan siapa saja yang berkepentingan. Raksasa internet Google telah hadir dengan fasilitas Google Bisnis dan Google Maps. Kedua layanan tersebut memberikan fasilitas kepada kita untuk memposisikan pribadi dan bisnis di Google Bisnis dan Google Maps.

Untuk hal tersebut, berikut akan disajikan cara agar kita baik rumah maupun tempat usaha berada di pencarian google sehingga pihak lain akan dengan sangat mudah menemukan alamat kita. Berikut langkah-langkah Cara Membuat Alamat Pribadi dan Bisnis di Google:

Catatan: Mungkin fitur di google Maps dan Google Bisnis sudah sedikit berubah tampilannya, akan tetapi kontennya masih tetap.

Masuk ke google map atau bisa klik di https://www.google.com/maps
Pastikan Anda sudah Sign In di Google


Ketik di kolom pencarian Nama Usaha Anda atau lokasi bisnis yang ingin di tampilkan. Kemudian klik di “Tambahkan tempat yang belum ada ke Google Maps”.
  

Seret “Logo Pin Google” ke lokasi yang di inginkan. Ubah dengan pandangan satelit untuk memudahkan pencarian lokasi Anda.
  

Isi semua kolom data informasi yang di minta dan klik di “Klaim Bisnis ini”.
Kolom situs web, jika belum punya website bisa di isi alamat url akun facebook Anda.


Lengkapi kembali semua informansi yang dibutuhkan oleh Google. Kemudian klik “Lanjutkan“.


Jika muncul peringatan “Kami tidak dapat menemukan alamat ini. Jika alamat yang di masukan benar, tetapkan lokasi penanda peta untuk menunjukan alamat bisnis Anda” silahkan klik“Tetapkan Lokasi Penanda”.


Geser “Pin Googe Maps” dan letakan di lokasi Anda. Pastikan semua kolom informasi terisi dengan benar.Kemudian klik “Klaim bisnis ini”
  



Tampilan akan kembali seperti sebelumnya. Kemudian klik “lanjutkan“.


Isi jangkauan layanan bisnis Anda kemudian klik lanjutkan.
   

Centang di bagian “Persyaratan Layanan” kemudian klik lanjutkan.


Isi nama kontak opsional dengan nama Anda atau nama penerima Kartu Pos. Kemudian klik di bagian “Kirim Kartu Pos”.
  



Ini Artinya Anda sudah Sukses mendaftar di Google Bisnis dan Google Maps. 


Selanjutnya Anda tinggal menunggu kiriman kode Verifikasi dari Google yang akan dikirimkan langsung ke alamat yang telah kita daftarkan tadi, menurut pengalaman saya sekitar 4 hari surat akan sampai ke alamat anda. Surat itu berisi kode verifikasi kemudian Anda bisa verifikasi sesuai petunjuk di kartu pos tersebut.


Setelah menerima kode verifikasi tersebut, silahkan lakukan verifikasi dengan cara login lagi ke halaman google bisnis anda.

Kemudian masukkan kode verifikasi pada kolom yang sudah disediakan lalu klik “Kirim”

Selamat…verifikasi Anda sudah berhasil, sekarang lokasi bisnis anda sudah tampil di google maps. Sehingga orang akan lebih mudah menemukan lokasi anda.

Selanjutnya anda tinggal setting halaman bisnis anda sesuai dengan usaha atau bisnis anda. Itulah tutorial Cara Menambahkan Lokasi Bisnis di Google Maps yang bisa saya share disini. semoga informasi ini bisa bermanfaat buat temen-temen semua. selamat mencoba…jika ada kesulitan jangan sungkan untuk kirim pertanyaan di kolom komentar, dan jangan lupa d share ya biar lebih banyak yang dapat manfaat dari tutorial ini.

Demikian sajian informasi mengenai Cara Membuat Alamat Pribadi dan Bisnis di Google. Semoga Bermanfaat !!!

Cara VERIFIKASI dan VALIDASI Data PIP 2018

Manajemen Pusat Program Indonesia Pintar (PIP) Direktoran Pembinaan Sekolah Dasar, Direktoran Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Surat Nomor 2721/D2/TU/2017 tanggal 14 Desember 2017 Perihal Verivikasi dan Validasi data PIP 2017 menginstruksikan bahwa setiap Sekolah / Operator Dapodik wajib melakukan Verifikasi dan Validasi data Penerima Manfaat Program Indonesia Pintar (PIP)


Sehubungan dengan Surat Tersebut, berikut tutorial sederhana tentang Cara Melakukan Verifikasi dan Validasi Data PIP ....

Buka Situs berikut http://pipsd.kemdikbud.go.id/manajemen/index.php/Auth
Login dengan  user id  dan  password  Dapodik


Setelah muncul halaman Beranda, KLIK Menu Validasi Data pada Panel sebelah kiri bawah


Setelah itu muncul Data Siswa Penerima PIP 2017. Apabila terdapat siswa yang tidak layak untuk mendapat PIP ditahun 2018 harap segera Update menjadi tidak layak agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak meng SK kan kembali siswa tersebut. Dengan Cara Klik "Alasan tidak Layak" dan Tombol Meah bertuliskan "Ubah menjadi Tidak Layak" pada bagian kanan.



Jika terdapat kesalahan didalam mengubah status siswa yang sebenarnya layak menjadi tidak layak atau sebaliknya, caranya cukup mudah, silahkan klik kembali menu validasi, lalu rubah kembali statusnya.

Jika masih ada Siswa yang dianggap LAYAK Menerima PIP akan tetapi Tidak Menerima PIP, maka Siswa tersebut DUSULKAN untuk Mendapatkan PIP Melalui Edit Data Siswa pada Aplikasi Dapodik kemudian lakukan Sinkronisasi Dapodik.

Demikian sajian informasi mengenai Cara VERIFIKASI dan VALIDASI Data PIP 2018. Mudah-mudahan menbantu Kepala Sekolah dan Operator Dapodik dalam melakukan VerVal PIP sehingga PIP menjadi Tepat Sasaran.

Semoga Bermanfaat !!!

Cara Daftar Haji Reguler

Ibadah haji merupakan Rukun Islam yang ke-5 atau terakhir dan hukumnya Wajib bagi yang sudah "mampu". Mampu dalam konteks tersebut memiliki penafsiran yang sangat luas, di sini penulis tidak memiliki kapasitas untuk menjelaskan hal tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut penulis hanya akan menceritakan persyaratan Administratif dan Finansial dalam Pendaftaran Haji Reguler berdasarkan pengalaman yang mendaftar di tahun 2017 untuk langsung mendapatka Nomor Porsi Haji.

Berikut prosedur / cara daftar Haji Reguler:
  1. Membuka Rekening Tabungan Haji di Bank Syariah atau di Bank Umum (jika di Kab./Kota tidak tersedia Bank Syariah)
  2. Menyetor sebesar minimal yang dipersyaratkan oleh Bank (antara Rp. 50.000,- s.d. Rp. 500.000,- tergantung persyaratan Jenis Tabungan di setiap Bank) ditambah persyaratan minimal Daftar Haji Rp. 25.000.000,- yang ditetapkan oleh Kementrian Agama.
  3. Mengisi Formulir Pernyataan Pendaftaran Jemaah Haji yang disediakan oleh Bank.
  4. Menyerahkan Pas Photo ukuran 3 X 4 sebanyak 6 lembar dan ukuran 4 X 6 sebanyak 2 lembar dengan latar Putih dan dicetak 80 % wajah.
  5. Bank akan menDEBET sejumlah Rp. 25.000.000,- yang disetorkan ke Rekening Haji Kementrian Agam.
  6. Bank menerbitkan Surat Tanda Bukti Setoran Pendaftaran Haji yang terdiri dari 5 rangkap. (rangkap; 1. Calon Haji, 2 Bank, 3 4 5 Kementrian Agama Kab./Kota)
  7. Menyiapkan Persyaratan Administratif (setiap orang) ; 1. KTP + Kartu Keluarga + Buku Nikah Asli untuk diperlihatkan saja, 2. Foto Copy KTP 15 lembar, Foto Copy Kartu Keluarga 5 lembar, Foto Copy Buku Nikah 5 lembar dan Surat Tanda Bukti Setoran Pendaftaran Haji rangkap ke 3 4 5 dari Bank.
  8. Kementrian Agama akan menerbitkan Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) yang memuat Identitas Calon Jamaah Haji dan Nomor Porsi Haji.
Setelah kurang lebih 1 X 24 jam, calon Jamaah Haji yang sudah mendaftar dapat melakukan pengecekan Nomor Porsi Haji untuk memastikan Identitasnya sudah terdaftar dalam Database Haji Kementrian Agama sekaligus perkiraan tahun keberangkatan. Pengecekan tersebut dapat dilakukan pada Link?Tautan berikut : https://haji.kemenag.go.id/v3/node/955358
Demikian sajian informasi mengenai Cara Daftar Haji Reguler, mudah-mudahan memberikan gambaran bagi yang berniat dan sudah memenuhi persyaratan. Semoga Bermanfaat !!!

Syarat dan Ketentuan Penerima PIP (Program Indonesia Pintar)

Program Indonesia Pintar (PIP) yang semenjak beberapa tahun ini diluncurkan dimaksudkan untuk menjamin bahwa Anak Indonesia mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan paling tidak sampai dengan SMU/SMK. Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang dulu dikenal dengan istilah Bantuan Siswa Miskin (BSM) diberikan kepada siswa yang rentan tidak mampu menjalani pendidikan dikarenakan keterbatasan kemampuan ekonomi keluarganya.

Untuk menghindari pemberian Bantuan PIP tidak tepat sasaran, Pemerintah telah menetapkan Syarat dan Ketentuan atau Kriteria Siswa yang berhak menerima Bantuan PIP. Ketentuan Siswa Calon Penerima Program Indonesia Pintar adalah sebagai berikut:
  1. Siswa memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP);
  2. Siswa diutamakan memiliki Kartu BSM (Bantuan Siswa Miskin) atau orang tuanya yang memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
  3. Siswa yang orang tuanya memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang belum terdaftar Sebagai Penerima Program Indonesia Pintar (PIP)
  4. Keluarga/Orang Tua Siswa diutamakan yang mempunyai atau terdaftar sebagai Program Keluarga Harapan (PKH) atau Surat Keterangan Rumah Tangga Miskin (SKRTM) sebagai pengganti Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dan Kartu Program Keluarga Harapan (PKH).
  5. Siswa yang berasal dari Panti Sosial/Panti Asuhan/yang dikelola oleh Kementerian Sosial;
  6. Siswa Yatim dan/atau Piatu;
  7. Siswa korban musibah Bencana Alam
  8. Siswa terancam Putus Sekolah karena kesulitan biaya, atau;
  9. Pertimbangan lain (Misalnya Kelainan Fisik, Korban Musibah Berkepanjangan dan Siswa Berasal dari Rumah Tangga Miskin dan Memiliki Lebih dari 3 (tiga) orang bersaudara yang berusia di bawah 18 tahun).
Baca juga yang ini;

Syarat dan Ketentuan atau Kriteria tersebut diakomodir oleh pihak sekolah untuk kemudian seluruhnya dimasukka ke dalam Formulir Biodata Peserta Didik dalam Aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah masing-masing. Pihak Sekolah harus memastikan bahwa Data Siswa yang dimasukkan ke dalam Aplikasi Dapodik tersebut adalah benar sehingga dapat diketahui Data Siswa yang Memenuhi Syarat dan Memiliki Hak mendapatkan Bantuan PIP.

Dengan mengetahui data siswa yang Layak PIP tersebut, jika dalam satu periode tahun PIP siswa yang layak ternyata tidak mendapatkan haknya, maka pihak sekolah memiliki hak untuk protes atau paling tidak meminta keterangan kepada pemberi kebijakan terkait.

Demikian sajian tentang Syarat dan Ketentuan Penerima PIP (Program Indonesia Pintar) ini, mudah-mudahan menjadi pelengkap referensi dalam mengelola Data Siswa dalam Aplikasi Dapodik sehingga terpetakan jumlah siswa yang layak PIP. Semoga Bermanfaat.

Back To Top